Pages

Jumat, 23 Maret 2012

Tips Rumah Bebas Sakit Kepala

img



Samarinda, Kondisi rumah tertentu dapat menyebabkan sakit kepala bagi penghuninya. Apalagi bagi orang yang rentan terhadap sakit kepala. Padahal seharusnya rumah dapat menjadi tempat istirahat setelah beraktivitas.

"Jumlah sakit kepala cukup dikurangi dengan mendapatkan beberapa faktor pengendali seperti pencahayaan dan bau," kata Brian Grosberg, MD, seorang ahli saraf.
Kira-kira bagaimana cara untuk mengurangi jumlah sakit kepala ketika berada di rumah?

Berikut 4 cara sederhana untuk mengubah rumah menjadi zona bebas sakit kepala seperti dikutip dari MSNHealth, Kamis (22/3/2012) antara lain:

1. Gunakan lampu yang lebih redup

Lampu yang terlalu terang di rumah dapat menjadi masalah besar bagi orang yang sering mengalami migrain.

"Otak orang yang menderita sakit kepala hebat sering memiliki kesensitifan ekstra terhadap cahaya yang menyilaukan dari lampu atau bahkan sinar matahari," kata Deborah Friedman, MD, seorang ahli saraf di University of Texas Southwestern Medical Center.

"Kualitas kerlip lampu neon juga dapat membawa pada rasa sakit," tambah Peter Goadsby, MD, direktur Headache Center di University of California-San Francisco.

2. Menghilangkan alergen tersembunyi

Hasil penelitian menunjukkan bahwa, lebih dari setengah dari semua rumah memiliki 6 atau lebih alergen yang terdeteksi di dalam ruangan. Jika menderita alergi, selalin memicu bersin, biasanya juga dapat memicu sakit kepala.

Alergen seperti tungau, debu dan bulu dapat merangsang saluran hidung. Saluran hidung yang terangsang dapat melepaskan bahan kimia oleh karena sinyal sakit yang dapat memicu sakit kepala," jelas Dr Grosberg.

Beberapa cara untuk menghilangkan alergen di ruangan rumah, antara lain:
a. Alat pembersih udara dengan filter HEPA.
b. Menggunakan dehumidifier untuk menjaga tingkat kelembaban rumah antara 30-50 persen, agar zona kering di mana debu, tungau dan jamur cenderung tidak berkembang.
c. Mencuci seprai seminggu sekali dengan air panas.

3. Menghilangkan bau yang kuat

Kualitas udara di dalam sebagian besar rumah lebih buruk daripada udara di luar rumah. Kadar sekitar selusin polutan umum seperti formaldehida adalah 2-5 kali lebih tinggi di dalam ruangan, terutama karena ventilasi tidak memadai.

Bau lilin wangi atau penyegar udara juga sering membuat keadaan menjadi lebih buruk, karena banyak dari produk ini mengandung senyawa organik volatil (VOC) yang juga ada dalam cat dan pernis lantai.

"Aroma intens dalam bentuk apapun dapat mengiritasi saraf trigeminal, yang berlangsung dari hidung ke otak dan yang paling bertanggung jawab untuk sakit kepala," kata Dr Goadsby menjelaskan.

4. Kontrol layar gadget yang terlalu terang

Layar super terang dari beberapa gadget (handphone, laptop, tablet) dapat membawa bahaya yang sama seperti lampu terang. Cahaya putih dari gadget dapat terlalu merangsang otak. Atau posisi tubuh yang terlalu membungkuk ketika berhadapan dengan laptop atau gadget lain juga dapat membuat otot tegang dan berdenyut.

"Memiliki postur tubuh yang buruk selama menggunakan gadget dapat membuat otot leher tegang dan mengirimkan sinyal rasa sakit ke dalam otak, sehingga memicu sakit kepala," Dr Friedman.

Sesuaikan pengaturan brightness pada gadget sehingga tidak terlalu mengganggu. Selain itu juga dapat dengan mendapatkan filter layar untuk monitor.

Hisap Shisha Ramai-Ramai, Resikonya Bisa Tertular TBC

img



Singapura, Kuman tuberculosis (TBC atau TB) pada dasarnya susah menular, bahkan jarang sekali ditularkan lewat alat makan. Namun bergantian menghisap shisha atau hookah terbukti bisa menularkan penyakit yang dicirikan dengan batuk kronis ini.

Health Promotion Board (HPB) di Singapura saat ini tengah memberi perhatian khusus pada shisha (hookah) atau water pipe. Alat untuk menghisap tembakau ini dianggap lebih aman dari rokok biasa karena memiliki rasa buah-buahan, sehingga banyak disukai anak muda.

Padahal menurut berbagai penelitian, shisha sama sekali tidak lebih aman dibandingkan rokok. Bahkan karena dianggap aman, pengguna cenderung menghisapnya lebih dalam dan pada akhirnya racun yang terhisap menjadi jauh lebih banyak daripada saat menghisap rokok biasa.

Bukan hanya racunnya yang berbahaya, tradisi menghisap shisha yang biasanya dilakukan secara berkelompok juga memiliki risiko lain. Jika tidak sering-sering dibersihkan, shisha bisa menularkan kuman-kuman berbahaya termasuk TBC yang menular lewat droplet atau bercak dahak.

Sepintas agak berlebihan, sebab biasanya kuman TBC hanya menular lewat kontak langsung dengan lendir pernapasan dan bahkan tidak mudah menular lewat alat makan. Namun bagaimanapun, para ahli mengatakan bahwa risiko penularan TBC lewat shisha sama sekali bukan mitos.

"Kalau Anda google 'water pipe and TB' maka ada banyak sekali artikel yang menegaskan risiko tersebut," kata Dr Judith Mackay, salah seorang penulis buku The Tobacco Atlas kepada detikHealth usai mempresentasikan bukunya dalam 15th World Conference on Tobacco or Health di Suntec Convention Center Singapura, Jumat (23/3/2012).

Seperti apapun bentuk alatnya, asap yang dihirup melalui shisha sama saja dengan asap rokok karena sama-sama berasal dari pembakaran tembakau. Seperti diberitakan sebelumnya, asap rokok atau tembakau dapat meningkatkan risiko infeksi TBC hingga 2 kali lipat.

Saat menggunakan shisha, bukan hanya asapnya yang membuat risiko infeksi meningkat. Droplet atau bercak dahak yang kemungkinan menempel di pipa atau alat hisap bisa ikut terhisap oleh pemakai shisha selanjutnya, yang daya tahan tubuhnya menurun akibat pengaruh asap tembakau.

Karena risikonya jauh lebih besar dibanding rokok biasa, shisha butuh pengawasan lebih serius agar anak muda tidak gampang mendapatkanya. Seperti di Mesir misalnya, merokok dengan shisha dikenai pajak 100 persen sementara rokok biasa pajaknya malah hanya 70 persen.


Sumber
 

Music Player

Sample Text

 
SELAMAT DATANG DI SEPUTAR INFO UNIK | http://seputarinfounik.blogspot.com | TEMUKAN INFO-INFO UNIK SEPUTAR KEHIDUPAN, KESEHATAN, TEKNOLOGI, EDUKASI, DLL. | BUDAYAKAN ANTI COPAS ARTIKEL (APABILA COPAS SERTAKAN SUMBERNYA) HARGAILAH KERJA KERAS PARA PENULIS | TEMUKAN JUGA KAMI DI : FACEBOOK : http://www.facebook.com/SeputarInfoUnik, TWITTER : @SeputarInfo Unik, E-MAIL : abi_under_dds@rocketmail.com | ADMIN : FACEBOOK : Abi Ckb D'Galay, TWITTER : @Abi_dds |